PAUS DUKUNG NEGARA PALESTINA

[Image: paus.jpg]

Paus di Bethlehem, Dukung Negara Palestina

Paus Benedictus XVI melambaikan tangan kepada para jemaat pada akhir misa di Lapangan Manger dekat Gereja Kelahiran Jesus Kristus, yang secara tradisional diyakini tempat kelahiran Jesus Kristus di kota Tepi Barat Sungai Jordan, Bethlehem, Rabu (13/5).

Paus Benedictus XVI mengunjungi Tepi Barat Sungai Jordan yang diduduki Israel hari Rabu (13/5) untuk menekankan seruan-seruannya bagi diwujudkannya sebuah negara Palestina merdeka dan pencabutan embargo terhadap Gaza.

Sorak sorai “Hidup Paus, Hidup Palestina” bergelora ketika Paus Benedictus berlalu di jalan-jalan kuno yang sempit kota Bethlehem untuk memulai kunjungannya yang pertama sebagai Paus ke tempat kelahiran Jesus Kristus.

“Tahta Suci mendukung hak rakyat anda untuk mendapatkan negara Palestina yang berdaulat di tanah nenek moyang anda sendiri, aman dan damai dengan negara-negara tetangganya, dengan perbatasan-perbatasan yang diakui secara internasional,” kata Paus dalam suatu pidato di Bethlehem di markasbesar lokal Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Paus kelahiran Jerman itu akan menghadiri misa di Bethlehem, di luar Jerusalem, dan bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, pada hari ketiga kunjungan ziarahnya ke Tanah Suci, yang sejauh ini dianggap Israel bahwa dia gagal menunjukkan cukup simpati terhadap kaum Yahudi yang menderita dalam bencana Nazi.

Dalam misa di Jerusalem Selasa (12/5), diulangi lagi di hadapan Paus mengenai aspirasi rakyat untuk terbentuknya satu negara yang bebas dan merdeka.

Paus sendiri, setiba di Israel Senin (11/5), menegaskan kembali dukungan Vatikan terhadap keberadaan negara Palestina, sesuatu yang membuat Perdana Menteri Israel yang baru, Benjamin Netanyahu, enggan menerima sebagai hasil perundingan.

Sebagai dampak pendudukan Israel terhadap kehidupan mereka, rakyat Palestina telah membentuk satu amphiteater kecil dengan dinding beton yang tinggi, yang membentuk bagian dari tembok yang dibangun Israel di dalam dan di sekitar Tepi Barat Sungai Jordan.

Seorang jurubicara Vatikan mengatakan, Paus yang kelahiran Jerman itu tidak ‘ikut ambil bagian aktif’ dalam gerakan Nazi yang menentang keinginannya. Dia kemudian bergabung dengan pasukan militer Jerman. (Ant/Rtr/hr)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: