RENUNGAN SEDERHANA TERHADAP SEX BEBAS…!!!

[Image: iqcyz7ttguv0bqvwxrj.jpg]
Kenapa orang mau melakukan hubungan layaknya suami istri diluar nikah terutama remaja baik itu kalangan siswi SMA, Mahasiswa dll? Tentu jawabanya akan sangat beragam dan sangat banyak, dari pengamatan disekitar yang terjadi banyak sekali faktor yang mempengaruhi atau hal tersebut terjadi mulai dari segi Lingkungan, Pergaulan, Ekonomi, Kurangnya Perhatian Orang Tua, buruknya pengawasan, Pacaran yang diluar batas dll. Inilah yang menjadi catatan tersendiri yang perlu kita ketahui dan juga kita waspadai terutama bagi Orang Tua yang memiliki anak Perempuan ada beberapa faktor mendasar yang mengakibatkan fenomena ini menggejala. Misalnya, akibat pergeseran nilai atau moral dikalangan generasi muda termaksud efek globalisasi yang mengakibatkan tataan agama dilupakan dan mulai mengikuti gaya hidup bebas. ” RemAja putri atau mahasiswa tak lagi memperhitingkan akibatnya tapi bagaimana mencari pemuas diri itu yang diutamakan” Huuffhh, Sangat menarik juga untuk terus diperhatikan.

Pada saat ini memang atau bisa dibilang 30-60 % pernah melakukan hubungan layaknya suami istri sebelum menikah hal inilah yang perlu kita ketahui kenapa demikian, dari hasil pengamatan sederhana yang nampak jelas banyak faktor yang mempengaruhinya diantara hal tersebut adalah:

Adanya rasa sayang dan cinta secara berlebihan yang bisa atau rela memberikan apa saja kepada orang yang dicintai atau disayanginya termaksud keperawanannya.
Kesempatan Tempat yang bisa terjadi disaat-saat tertentu yang bisa mengawali hal tersebut terjadi contohnya, di tempat kos’an atau kontrakan, hotel, motel, wisma dll.

Sebagai seorang lelaki yang normal jika diperlihatkan keindahan yang bisa mengundang aura begituan baik oleh teman dekat atau bahkan pacar sendiri akan lebih memudahkan atau memberi kesempatan yang sangat besar dalam timbulnya perlakuan atau hubungan tersebut. Hampir 50 % terutama anak muda yang pastinya sudah melakukan hal tersebut bisa dilakukan atau mengulanginya sampai dua kali atau bahkan lebih.

Jika dilihat dari sisi keindahan atau kenikmatan memang hal tersebut sangat menggoda atau menggairahkan karena memang banyak yang mengatakan baik itu yang sudah menikah ataupun yang belum menikah merasakan kenikmatan yang luar biasa. Dilihat dari segi kesehatan tentu hal tersebut sangat baik TAPI jika dilakukan oleh orang yang SUDAH MENIKAH karena hal tersebut merupakan kebutuhan batiniah.

Saat melakukan hal tersebut memang tidak memikirkan hal-hal lain karena kenikmatan yang diberikan luar biasa, akan tetapi jika hal tersebut bisa dibiarkan maka tingkat ABORSI pasti akan meningkat, kenapa aborsi dihubungkan? Ya, karena pada umumnya seseorang yang hanya menginginkan kenaknya saja tanpa mau susah tersebutlah yang memicu tindakan aborsi dan juga adanya ketidak tanggungjawaban antar yang melakukannya mau tahu berapa persenkan remaja yang pernah melakukan aborsi tingkat nasional, ya jika diperhitungkan hampir 25 – 35 % atau bisa lebih karena maaf data ini belum secara mutlak di tertulisnya, dari remaja atau kelompok yang bisa dibilang belum menikah diseluruh Indonesia pernah melakukan aborsi dikarenakan hubungan seksual diluar nikah.

Angka 85 persen dari mahasiswa Malang yang pernah melakukan aborsi menurut ketua pusat studi wanita (PSW) Unibrow Prof. Dr. Hj. Keppi Sukesih MS adalah angka yang sangat tinggi. Karena itulah, seseorang tidak bisa menimpulkan begitu saja tentang presentase tersebut, kecuali 85 % tersebut dilihat dari mahasiswa yang pernah hamil. Angka 85 % itu bukan merupakan angka yang bukan main-main, akan tetapi harus disebut dari data apa, kalau diambil dari data yang pernah hamil baru itu masuk akal.

Dari segi kedokteran atau kesehatan hampir semua (99%) kanker leher rahim alias ca cervix disebabkan oleh infeksi human papilloma virus (HPV). Infeksi human papilloma virus adalah sesuatu yang sangat mudah terjadi. Diperkirakan tiga per empat dari jumlah orang yang pernah melakukan hubungan seks, laki-laki maupun perempuan, mengalaminya.

Virus ini menular terutama melalui hubungan seks, termasuk anal sex, oral sex, dan hand sex. Sebagian besar di antaranya terinfeksi pada umur 15-30 tahun, yakni dalam kurun waktu empat tahun setelah melakukan hubungan seks yang pertama. Orang yang terinfeksi HPV genital biasanya tidak tahu dia terinfeksi, karena infeksi ini tidak menimbulkan gejala sama sekali dan sistem kekebalan tubuh segera menyerang supaya virus ini mati atau lemah –sehingga tidak aktif.

Sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: